SMK YPPT GARUT
Bagi Siswa SMK YPPT GARUT Harap Log In Atau Mendaftar Dahulu.
Terimakasih ^_^
Pencarian
 
 

Display results as :
 


Rechercher Advanced Search

Gallery


TIME
December 2016
MonTueWedThuFriSatSun
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 

Calendar Calendar

User Yang Sedang Online
Total 1 user online :: 0 Terdaftar, 0 Tersembunyi dan 1 Tamu

Tidak ada

[ View the whole list ]


User online terbanyak adalah 27 pada Tue Jul 26, 2011 7:50 pm
Live Traffic Feed
Live Traffic Feed
Recommended Reading
Live Traffic Map

Intoduction

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Intoduction

Post by asep rizqi rifangga on Sun Jul 12, 2009 12:31 pm

Introduction
Bahasa jepang termasuk dalam rumpun bahasa Ural Alta, namun dalam
perkembangannya tidak menunjukkan hubungan yang nampak secara langsung dengan
rumpun bahasa Ural – Alta seperti korea dan Mongolia, kemungkinan besar hal ini
disebabkan oleh sistem pemerintahan dan masyarakat yang tertetup, sehingga rumpun
bahasa tersebut berkembang dengan sendirinya, dalam penulisan aksara jepang yang
disebut kanji meminjam dari aksara bangsa cina namun sistem pengucapan atau cara baca
disesuaikan bahsa jepang.
Ciri Umum Bahasa Jepang

Secara umum bahasa jepang mempunyai cirri sebagai berikut :

1. berlawanan dengan bahasa indonesia yang menganut sistem D.M (Diterangkan
Menerangkan), bahasa jepang menganut sistem M.D. (Menerangkan Diterangkan)
jadi dalam bahasa jepang kata yang menerangkan terletak di depan kata yang
diterangkan

2. kata benda dalam bahasa jepang pada umumnya tidak mempunyai bentuk jamak,
jadi ada menunjuk pada satu televisi (terebi) akan sama dengan menunjuk televisi
yang lebih dari satu, biasanya untuk membedakan televisi yang banyak terdapat kalimat percakapan selanjutnya seperti televisi yang mana atau televisi yang
seperti apa. Kata jamak dalam bahasa indonesia dapat kita bentuk dengan
mengulang kata tersebut seperti pohon-pohon, buah-buahan.

3. Terdapat perubahan bentuk dari kata kerja, kata sifat maupun kata Bantu, kata
sifat dalam bahasa jepang dibagi menjadi dua yaitu kata sifat na dan kata sifat i,
waktu dan kondisi yang berbeda kata kerja, kata Bantu, kata sifat akan mengalami
perubahan, misalnya
Sekarang saya minum teh ~ Ima watashi wa ocha o nomimasu
Sekarang saya tidak minum teh ~ Ima watashi wa ocha o nomimasen
Kemarin saya minum teh ~ Kino watashi wa ocha o nomimashita
Sekarang saya sedang minum teh ~ Ima watashi wa ocha o nonde imasu

Begitu juga dengan jenis kata sifat, perbedaan jenis kata sifat maka peruahan
bentuk dari kata sifat tersebut juga berbeda, misalnya untuk kata sifat na dan kata
sifat i :
Tidak enak ~ Oishii kunai (kata sifat i)
Tidak ramah ~ Shinsetsu dewa arimasen (kata sifat Na)

4. Predikat terletak pada akhir kalimat, perhatikan contoh pada tabel diatas
(sekarang saya minum teh) untuk bahasa indonesia kata keterangan waktu dapat
diletakan di depan maupun di belakang kalimat (saya minum teh sekarang), dalam
bahasa indonesia predikat terletak setelah subyek (saya minum teh), namun dalam
bahasa jepang predikat terletak di akhir kalimat (watashiwa ocha o nomimasu),
nomimasu = minum terletak setelah objeck.
saya minum teh (S P O) ~ watashi wa ocha o nomimasu (S O P)

asep rizqi rifangga
Admins
Admins

Jumlah posting : 238
Points : 708
Reputation : -2
Join date : 29.06.09
Age : 22
Lokasi : Garut

Character sheet
Points:
500/500  (500/500)

Lihat profil user http://smk-yppt-garut.top-forum.net

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik